Mereka yang memiliki kelainan seperti ini sebenarnya hanya memiliki satu kepribadian, namun si penderita akan merasa kalau ia memiliki banyak identitas bila mendapati cara berpikir, temperamen, tata bahasa, ingatan, dan interaksi terhadap lingkungan yang berbeda-beda.
Colin Ross, penulis buku The Osiris Complex, mengatakan bahwa proses disosiasi pada anak yang mengarah kepada kelainan DID terdiri dari dua proses psikologis. Contohnya yaitu pelecehan seksual yang dialami oleh seorang anak perempuan.
Untuk
mengetahui lebih dalam mengenai pengidap kepribadian ganda, sebaiknya
Anda perlu mengetahui ciri-ciri yang dicuplik dari Tribunnews berikut
ini:
1. Pengidapnya memiliki dua atau lebih identitas atau kesadaran yang berbeda.
2. Kepribadian-kepribadian ini secara berulang mengambil alih perilaku orang tersebut atau disebut dengan switching.
3. Pengidapnya memiliki ketidakmampuan untuk mengingat informasi penting yang berhubungan dengan dirinya.
4. Gangguan-gangguan yang terjadi pada pengidapnya tidak disebabkan karena efek psikologis dari substansi, seperti alkohol, obat-obatan, atau karena kondisi media seperti demam.
Keempat ciri di atas, yang paling mudah dikenali bahwa orang itu pengidap kepribadian ganda adalah mereka yang tidak mampu mengingat informasi penting yang berhubungan dengan dirinya. Pengidap DID 98 persen mengalami amnesia. Contohnya ketika kepribadian aslinya kembali, ia tidak bisa mengingat apa yang telah terjadi sebelumnya.
Terdapat banyak kasus mengenai pengidap kepribadian ganda, salah satunya yang dialami oleh Shirley Ardell Mason. Ia terungkap telah memiliki 16 kepribadian yang berbeda, diantaranya Clara, Helen, Marcia, Vanessa, Ruthi, Mike (Pria), Sid (Pria), dan lain sebagainya.
Cornelia Wilbur, psikolog yang memeriksanya mengatakan, “16 identitas yang dimiliki Shirley berasal dari trauma masa kecil akibat sering disiksa oleh ibunya
1. Pengidapnya memiliki dua atau lebih identitas atau kesadaran yang berbeda.
2. Kepribadian-kepribadian ini secara berulang mengambil alih perilaku orang tersebut atau disebut dengan switching.
3. Pengidapnya memiliki ketidakmampuan untuk mengingat informasi penting yang berhubungan dengan dirinya.
4. Gangguan-gangguan yang terjadi pada pengidapnya tidak disebabkan karena efek psikologis dari substansi, seperti alkohol, obat-obatan, atau karena kondisi media seperti demam.
Keempat ciri di atas, yang paling mudah dikenali bahwa orang itu pengidap kepribadian ganda adalah mereka yang tidak mampu mengingat informasi penting yang berhubungan dengan dirinya. Pengidap DID 98 persen mengalami amnesia. Contohnya ketika kepribadian aslinya kembali, ia tidak bisa mengingat apa yang telah terjadi sebelumnya.
Terdapat banyak kasus mengenai pengidap kepribadian ganda, salah satunya yang dialami oleh Shirley Ardell Mason. Ia terungkap telah memiliki 16 kepribadian yang berbeda, diantaranya Clara, Helen, Marcia, Vanessa, Ruthi, Mike (Pria), Sid (Pria), dan lain sebagainya.
Cornelia Wilbur, psikolog yang memeriksanya mengatakan, “16 identitas yang dimiliki Shirley berasal dari trauma masa kecil akibat sering disiksa oleh ibunya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar